RESEP: Chocolate Chip Cookie Jumbo ala Bakery Levain, NY

 

Pas kemarin saya pulang kampung ke Jakarta, saya diajak teman nyobainbeli chocolate chip cookie yang lagi ‘kekinian’ sekali. Biasanya saya nggak terlalu suka belanja cookies, karena selain (biasanya) bikinnya lumayan mudah, saya bukan penggemar kue camilan, baik itu kue kering tradisional, ataupun cookies ala bule. 

Tapi karena nggak ada kerjaan dan tokonya ternyata dekat rumah, maka kami pun bergeser. Namanya, Dough Lab, jualannya chocolate chip cookie ukuran jumbo yang usut punya usut, terinspirasi dari kukis raksasa yang sudah kadung beken buatan bakery Levain di New York. Kukis jumbo ini dipak individual dan dipatok harga sekitar Rp. 50,000 sebiji. Wuidih...  (FYI: Levain sendiri menghargai kukisnya sekitar 8 dolar sebiji)

Walaupun saya sendiri gak beli (AHAHAHa.,,,) saya merasa harga ini sebenarnya sepadan. Karena setelah cobain sepotek punya temen saya, kualitas bahannya nggak bohong. Terutama dari tekstur dan penggunaan coklat. Memang untuk jenis baked goods seperti chocolate chip cookie yang nggak banyak pake bahan atau teknik aneh, kualitas bahan sangat menentukan prestasi. Jadi tips No. 1 dan paling penting untuk bikin kukis kayak begini sebenernya cuma satu: jangan pelit sama bahan. 

Sedikit saja kita kompromi, ya, rasa kuenya juga bakal sedikit kompromi. Walau pasti ya, kemakan juga hohohoh

Bahan:

  • 225 gram mentega tawar (unsalted butter), suhu ruangan (sudah tidak kerastapi masih dingin)  
  • 200 gram brown sugar
  • 100 gram gula pasir
  • 2 butir telur
  • 375 gram tepung terigu (kalau bisa campuran 50:50 antara tepung terigu dan tepung cake/protein rendah)
  • 1 sdt tepung maizena
  • 3/4 sdt soda kue
  • 3/4 sdt garam
  • 450 gram dark chocolate batangan kualitas terbaik yang bisa kamu temui hehe, potong-potong hingga seukuran chocolate chips 
  • 250 gram kacang walnut, mete, atau... lebih banyak lagi coklat (Wah kok banyak banget?!!!! Ya begitulah. Memang ini resep sebenernya kayakny coklat dikasi tepung dan telur, bukan sebaliknya. Hehe)

Cara: 

  1. Campur semua bahan kering (tepung, maizena, garam, soda kue)
  2. Kocok mentega dan gula hingga kaku, lalu masukkan telur satu demi persatu.
  3. Masukkan bahan kering sedikit demi sedikit, aduk secara perlahan menggunakan spatula. Jangan pakai mikser biar gak overmixed. Kocok hingga semua tepung tercampur rata saja
  4. Masukkan semua coklat, aduk perlahan hingga homogen (rata).
  5. Ini bagian paling penting: masukkan ke kulkas minimal 1 jam, hingga 24 jam sebelum siap memanggang. Mendinginkan kembali butter adalah proses yang krusial agar kukis menjadi chewy dan tidak setelah selesai dipanggang.
  6. Ketika siap memanggang, panaskan oven hingga 190 celcius, lalu bagi adonan menjadi 10 buah bola, dan letakkan berjarak sekitar 7-8 cm di loyang panggang. Ya, ini kue emang bakalan jadi GEDE BANGET. Namanya juga JUMBO COOKIES YA GAK
  7. Kalau oven belum siap, atau kalo dapur kamu hangat kayak dapur saya, masukkan cookies yang sudah dibagi-bagi ke kulkas lagi sampai oven benar-benar siap
  8. Panggang selama 10 menit saja. Cookies ini memang bakalan setengah matang di tengahnya, tapi ini adalah KOENTJI👌🏾
  9. Angkat dari loyang dan letakkan di cooling rack (atau bisa juga pakai rak oven yang lagi gak dipakai) Ini juga penting nih supaya cookies kita nggak soggy atau basah bagian bawahnya.
  10. Kue siap dinikmati!


FAQ:
1. Emang harus segede gitu? Ga bisa kecilan dikit apa? 
Bisa aja dikecilin, asal waktu panggang juga dikurangi. Berapa lama? Untuk ukuran kue yang lebih normal (misal: dibagi jadi 20 kue, misalnya) Berarti waktu panggang jadi cuma setengahnya. Tapi ini cuma estimasi. Intinya, jangan sampai kue benar-benar matang, tapi cuma agak keras di pinggirnya aja

2. Butter bisa diganti sama margarin ga? Mahal booo butter 
Margarin lebih stabil dari mentega di suhu hangat, jadi lebih mudah dikendalikan, tapi hampir enggak ada cita rasa gurihnya sama sekali. (Yang bikin blue band enak, sayangnya, adalah perasa artifisial alias bohongan) Karena kandungan airnya lebih tinggi,margarin pun bikin kue lebih cepat ‘nyebar’ seperti pancake waktu dipanggang, sesuatu yang kita mau hindari waktu bikin kue chewy dan gendat gendat seperti jumbo chocolate chip cookie.

3. Apa beda Brown sugar sama gula aren?
Walaupun lebih sehat, sayangnya gula aren sama brown sugar sama sekali berbeda. Brown sugar itu intinya gula pasir biasa yang dicampur dengan molase (yang awalnya dipisahkan pas proses pemasakan gula tebu), jadi lebih ada cita rasa karamelnya, dan sehingga lebih basah dari gula biasa, selain tentunya berwarna kecoklatan. Gula aren, di lain sisi, adalah gula yang dihasilkan dari memasak nira (getah) pohon aren. Secara tekstur, gula aren jauh lebih kering dan tidak semanis brown sugar. Selain itu, gula aren juga tidak bisa larut seperti halnya gula tebu. Penggunaan gula aren untuk mengganti brown sugar akan menghasilkan tekstur yang lebih renyah dan sama sekali tidak chewy.  







Comments

Popular Posts